PROSPEK DAN MANFAAT ANGGREK (Phalaenopsis amabilis)
Tanaman anggrek merupakan tipe tanaman
yang memiliki kecepatan tumbuh yang relatif lambat. Cepat lambatnya
pertumbuhan setiap jenis anggrek adalah berbeda-beda karena sangat
tergantung dari segi pemeliharaan anggrek itu sendiri. Pertumbuhan
tanaman anggrek sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor baik faktor dari
dalam angrek itu sendiri maupun faktor luar. Faktor dari dalam anggrek
itu yakni faktor genetik atau jenis anggrek itu, termasuk anggrek alam
atau silangan. Jika jenis anggrek alam maka pertumbuhan dan pembungaan
akan relatif sangat lama sekali jika tanpa perlakuan khusus, tapi jika
jenis anggrek silangan seperti Dendrobium maka pertumbuhan dan
pembungaan relatif lebih cepat. Faktor luar yang mempengaruhi yakni
intensitas penyinaran cahaya matahari pagi, suhu, kelembaban udara,
kebutuhan air, pupuk, serta kecocokan tempat dan media tumbuh, sirkulasi
udara, repotting dan serangan hama dan penyakit tanaman. Oleh karena
itu, teknik budi daya anggrek terutama dalam hal perawatan tanaman perlu
diperhatikan sekali agar proses pertumbuhannya dapat dipacu guna
meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman anggrek.
Anggrek Bulan Lokal (Phalaenopsis
amabilis) merupakan salah satu jenis anggrek yang memiliki bunga yang
sangat indah sekali, masih merupakan anggrek spesies atau dikenal dengan
anggrek alam (lokal), karena mengingat penyebaran terbanyak ditemukan
di Pulau Jawa dan Sumatera. Anggrek Bulan ini juga bermanfaat sebagai
hiasan taman dan rumah yang dinikmati keindahannya. Anggrek ini
tergolong jenis epifit yakni menempel di pohon untuk mendapatkan sari
makanan akan tetapi tidak merugikan sama sekali bagi inangnya. Anggrek
bulan ini tidak suka terlalu lembab atau bahkan kering, karena masih
tergolong anggrek alam, maka perlakuannya jika dikoleksi harus
disesuaikan dengan kondisi alam asli tempat hidupnya demi kelangsungan
hidup dan kecepatan berbunga. Phalaenopsis amabilis ini sekarang sangat
langka, jarang dijumpai karena plasma nutfahnya sudah banyak yang
diambil untuk dijadikan indukan persilangan dengan jenis anggrek alam
lainnya.
Untuk saat ini pasar anggrek Nasional
masih tetap stabil dan akan terus stabil sampai selamanya karena tanaman
anggrek ini yang dinikmati adalah bunganya dan para penyilang anggrek
itu sendiri hampir setiap waktu membuat silangan-silangan baru untuk
mempertahankan kestabilan pasar dalam segi bisnis anggrek itu sendiri.
Di Indonesia sendiri juga terdapat “PAI“ (Perhimpunan Anggrek Indonesia)
dimana disitu merupakan ajang berkumbul, bertemu, berbisnis para
penyilang, petani, pembenih dan pedagang tanaman anggrek itu sendiri
dari seluruh penjuru Indonesia, dan tidak menutup kemungkinan untuk Asia
Tenggara, khususnya Thailand. Maka dari itu dapat dilihat bahwa prospek
bisnis anggrek sangatlah menjanjikan untuk masa depan dan sangat
menguntungkan untuk dijadikan aset berharga bagi Negara Indonesia
khususnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar